Staffing Dalam Lembaga Pendidikan Islam

MAKALAH

 

MANAJEMEN LEMBAGA PENDIDIKAN Islam

 

Tentang

 

Staffing Dalam Lembaga Pendidikan Islam

 

 

 

 

 

 

 

 

                                         

 

                                          Oleh:

Zetria Engli Novia      408 594

Zurniati                       408 633

Riko Aries                   408 627

Iwen Suganda             408 566

Dosen Pemimbing:

Prof. Dr.  H Asnawir

 

 

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM(PAI-D)

FAKULTAS TARBIYAH

INSTITUTE AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)

IMAM BONJOL PADANG

1431 H / 2010 M


BAB I

 

PENDAHULUAN

 

Lembaga merupakan orgnisasi atau sekumpulan orang dalam ikatan tertentu yang merupakan wadah untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Lembaga merupakan sesuatu hal yang sangat penting dalam proses menetepkan tujuan tersebut. Dalam suatu lembaga agar tujuan tersebut bisa tercapai maka diperlukan manajeman yang baik

Manajemen adalah proses mengintegrasikan sumber-sumber yang tidak  berhubungan menjadi sistem total untuk menyelesaikan suatu tujuan. Yang dimaksud sumber disini adalah orang-orang. alat-alat, media,bahan-bahan, uang dan sarana.semua diarahkan dan diordinasikan agar terpusat untuk menyeleseikan suatu tujuan.

Maka pada pembahasan makalah kali ini pemakalah akan membahas tentang staffing atau tata cara pengolaan keryawan.mulai dari proses pelaksanaanya sampai pada proses penigkatan profesionalitas sumber daya manusia tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB II

PEMBAHASAN

 

STAFFING DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

 

  1. A.    Pengertian sumber daya manusia

Penataan staf (staffing) merupakan cara pengolaan sistem sumber daya manusia agar kariawan dapat dimanfaatkan secara efektif. Penataan staf merupakan salah satu fungsi manajeman yang berkaitan dengan identifikasi tingkat kebutuhan karyawan.,penarikan,seleksi, pendidikan dan pelatihan, penilaian, dan penigkatan profesinalisme karyawan.

Kariawan yang baik adalah suatu aset organisasi seperti halnya aspek yang lain oleh karenanya organisasi harus dilindungi dan mangembangkan mereka.[1] Pada perusahaan yang besar, bagian yang bertanggug jawab dan berfungsi mengelola urusan sumber daya manusia ini adalah biasanya dikenal pada bagian personalia. Namun untuk perusahaan kecil-kecilan yang karyawannya dibawah10 orang seperti industry rumah tangga dan lainnya pengolaan karyaawan ini langsung ditangani oleh sang direktur atau bosnya.

Pada dasarnya fungsi bagian personalia adalah merencanakan konsep perekrutan, pengembangan dan penigkatan kualitas sumber daya manusia yang diperlukan oleh perusahaan. Kebijakan-kebijakan yang menyangkut peraturan-peraturan tenaga kerja, kualisifikasi, perekrutan, pengembangan karir, darimulai pengiriman tenaga kerja untuk mengikuti pelatihan- pelatihan hinga malanjutkan studi, program insentif maupun bonus bagi tenaga kerja,dan lain-lainya merupakan fungsi utama personalia ini.[2]

Personalia organisasi pendidikan mencakup para guru, para pegawai, para wakil siswa atau mahasiswa. Wakil siswa ini dimasukkan dalam personalia organisasi pendidikan sebab mereka ikut berpartisipasi dalam menjaga kelangsungan dan meningkatkan aktivitas pendidikan.[3]

  1. B.     Perencanaan sumber daya manusia

Perencanaan sumber daya manusia adalah perencanaan strategis untuk mendapat dan memelihara kualisifikasi sumber daya manusia yang diperlukan bagi organisasi  perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan.[4]

Ada beberapa pendekatan dalam perencanaan pendidikan antara lain,ialah pendekatan tuntutan social ketenagakerjaan, biaya keuntungan,ekonomi,dan sebagainya. Perencanaan personalia terutama menyangkut pendekatan ketenaga kerjaan.sebab itu pembahasan perencanaan inimemakai pendekatan ketenaga kerjaan.

Perencanan personalia mencakup jumlah dan jenis keterampilan ataukeahlain orang, ditempat kan paada pekerjaan yang tepat, pada waktu tertentu, yang dalam jangka panjang memberikan keuntungan bagi individu dan organisasi.

Komponen-komponen perencanaan dalam segi personalia ialah tujuan, perencanaan organisasi, pendataan personalia, menafsirkan kebutuhan personalia, dan program tindakan. Tujuan perencanaan sudah tentu mencakup menentukan kompotensi-kompotensi beserta jumlahnya masing-masing,dan cara menempatkan yang benar dalam jangka waktu yang tertentu. Atau dapat juga tujuan itu hanya terbatas kepada usaha pemenuhan tenaga, peningkatan kompetensi dan penempatan yang benar sebagai masalah yang harus diselesaikan oleh manejer pendidikan sesuai dengan uraian diatas.

Pendataan personalia ialah pengumpulan data personalia dalam lembaga pendidikan dan menganalsisnya biasanyauntuk jangka waktu satu tahun.informasi ini kemudian dibandingkan dengan informasi personalia pada organisasi yang sejenis. Perbandingan ini memberikan gambaran kepada para manejer tentang bagaimana keadaan personalia organisasinya, serta bagian mana personalia itu perlu ditambah dan ditingkatakan kemampuannya.

Sesudah kebutuhan personalia ditafsirkan atau ditentukan barulah menentukan program tindakan,ialah suatu program untuk membuat rencana tadi dapat secara tepat dilaksanakan. Program itu berisi keterampilan dan pendekatan yang dipakai untuk mewujudkan tujuan perencanaan personalia, sementara itu organisasi tetap berjalan seperti biasa.[5]

 

  1. C.     Rekratmen Sumber Daya Manusia

Rekrutmen adalah upaya untuk perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja yang diperlukan sesuai dengan kualifikasi yang telah dietapkan dalam perencanaan tenaga kerja. Rekrutmen dapat dilakukan melalui pemasangan iklan dalam media massa, pengajaun permuhonan pada institusi-institusi pendidikan, dan lain-lain. Seleksi adalah upaya intruk memperoleh tenaga kerja yang memenuhi syarat kualifikasi dari sekian banyak pendaftar atau calon tenaga kerja yang dimiliki oleh perusahaan dari roses rekrutmen.penempatan adalah proses pemilihan tenaga kerja yangdisesauikan dengan kualisifikasi yang dipersyaratkan serta menempatkanya pada tugas yang telah ditetapkan.

Rekrutmen dapat dibagi pada 2 jenis yaitu:

  1. 1.      Rekrutman internal

Rekrutmen internal adalah proses untuk mendapatkan tenaga kerja atau sumber daya manusia yang dibutuhkan dengan memmpertimbangkan tenga kerja yang sudah ada atau yang sudah dimilki oleh perusahaan.

Dengankata lain rekrutmen internal adalah proses memperoleh tenaga kerja yang diperoleh dari sumber daya manusia yang telah dimiliki oleh perusahaan. Bentuk dari rekrutmen internal tersebut dapat berupa rotasi atau penempatan tenaga kerja pada tingkatan manajemen yang sama namun berbeda depertemen atau bagian, dapat juga berupa promosi yaitu berupa penempatan tenaga kerja yang ada kejabatan yang tingkatan mnajemennya lebih tinngi. Hanya saja rekrutmen internal ini memilki kelemahanapa yang dinamakan sebagai effec ripple dimana ketika tenaga kerja yang menepati jabatan yang baru akan menyebabkan tenaga kerja yang digantikannya mengalami effek psikologis yang dapat dikatakan mungkin tidak nyaman. Akibatnya, produktifitas dari tenaga kerja yang baru maupun yang lama belum tentu akan meningkat terkait dengan efek ini.

 

  1. 2.      Rekrutmen Eksternal

Rekrutmen eksternal adalah perusahaan mendapatkan tenaga kerja atau sumber daya manusia yang akan ditempatkan pada suatu jabatan tertentu yang diperolehnya dari luar perusahaaan,atau sering kali dinamakan dengan nama outsurcing.

Upaya yang dapat dilakukan mendapatkan tenaga kerja ini yaitu dapat melalui iklan dimedia massa, inyterview dikampus-kampus,atau melalui agen penyaluran tenaga kerja tertentu. Kelebihan dari rekrutmen eksternal ini adalah bahwa perusahaan mungkin memiliki peluang untuk mendapatkan tenaga kerja yang lebih baik dari apa yang dimiliki saat ini, atau memperoleh tenga kerja yang akan membawa semangat baru yang akan berdampak positif  bagi perusahaan.keterbataasan dalam rekrutmen eksternal ini adalah dalam hal adaptasi tenaga kerja terhadap rekrutmen iksternal ini

 

  1. D.    Proses Seleksi Sumber Daya Manusia

Seleksi sumber daya manusia adalah uapaya untuk memperoleh tenaga kerja yang memenuhi syarat kualisifikasi dari sekian banyak pendaftar atau calon tenaga kerja yangdimiliki oleh perusahaan

Seleksi ini merupakan langkah yang harus dilakukan oleh perusahaan setelah perusahaan menetapakan jenis rekrutman yang akan dilakukan, apakah internal maupun eksternal. [6]

Hal-hal yang biasanya dilakukan perusahaan terkait dengan proses seleksi yaitu:

a)      Seleksi administrasi

b)      Seleksi kualifikasi

c)      Seleksi sikap dan perilaku

 

  1. E.     Pendidikan Dan Pelatihan

Program pelatihan merupakan program untuk melatih keterampilan yang dibutuhkan oleh kariawan.

Belajar mempunyai arti suatu perubahan didalam prilaku, suatu perubahan jangka panjang yang berasal dari pengalaman atau latihan. Beberapa prinsip untuk belajar adalah:

  • Motivasi
  • Penguatan
  • Latihan
  • Materi yang relevan[7]

 

Tujuan  latihan dan pendidikan personalia adalah:

  1. Untuk meningkatkan kualitas output
  2. Untuk meningkatkan kuantitas output
  3. Merealisasikan perencanaan personalia
  4. Meningkatkan moral kerja
  5. Meningkatkan pengasilan atau kesejahteraan
  6. Meningkatkan kesehatan dan keamanan
  7. Mencegah ketuaan
  8. Untuk mengembangkan personalia[8]
  9. F.     Penilaian Sumber Daya Manusia

Tujuan dari suatu penilaian adalah meningkatkan kecakapan seseorang untuk meningkatkan pelaksanaan niali tambah, mengindentifikasi kesulitan yang membatasi peningkatan ini, dan menyetujui suatu rencana untuk mencapai peningkatan yang telah diproyeksikan.

Penting untuk ditegaskan bahwa efektivitas dari suatu penilaian itu sepenuhnya tergantung pada keahlian si penilai. Prosedur-prosedur itu dapat membantu atau merintangi di dalam prose itu, tetapi  factor utamanya adalah kemampuan frofesional paramenejer dan supervisor yang melaksanakan penilaian itu.[9]

Penilaian dilakukan secara sistimatis terhadap perfoman personalia dan potensi mereka untuk berkembang. Penilaian performan mencaakup prestasi kerja, cara bekerja, dan pribadi mereka. Sedangkan penilaian terhadap potensi untuk berkembang mencakup kerativitas dan hasil belajar atau kemampuan mengembangkan profesi/kariar.

Kreativitas seseorang bisa dilihat dalam aktivitas seseorang dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari. Orang yang kreatif ialah yang tidak puas hanya dengan kegiatan-kegiatan rutin, ia sering berinisiatif melakukan sesuatu yang belum pernah ada dilingkungan kerjanya,ia juga sering mengemukakan ide-ide yang baru.

 

  1. G.    Peningkatan profesionalisme sumber daya manusia

Untuk menjadi tenaga  yang professional sumber daya manusia diharapkan memilik satu bidang keahlian yang diperoleh dari belajar secara formal, menekankan layanan dalam bekerja bukan keuntungan materi, kode etik, sebagai anggota organisasi profesi dan mendapatkan izin untuk melakukan tugas. Dalam bidang pendidikan yang dapat dikatakan tenaga professional ialah Dosen, guru yang sudah memiliki kopetensi yang tepat, dan petugas ahli di kantor-kantor pendidikan yang memiliki ijazah administrasi pendidikan.

Petugas professional itu harus dapat dan diberikan kesempatan belajar lagi baik secara formal maupun informal, agar keahlian mereka tidak ketinggalan oleh lajunya perkembangan ilmu dan pengetahuan lainnya. Mereka dibenarkan hanya ditekankan untuk bekerja secara rutin saja demi lancer jalannya roda organisasi. Sebab hal seperti ini akan mempercepat kematian organisasi itu.

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

  1. A.    Kesimpulan

Penataan staf (staffing) merupakan cara pengolaan sistem sumber daya manusia agar kariawan dapat dimanfaatkan secara efektif.

Dalam penataan staf(staffing) merupaka salah satu fungsi yang berkaitan dengan:

  1. 1.      Perencanaan sumber daya manusia

Perencanaan sumber daya manusia adalah perencanaan strategis untuk mendapat dan memelihara kualisifikasi sumber daya manusia yang diperlukan bagi organisasi  perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan

  1. 2.      Rekratmen Sumber Daya Manusia

Rekrutmen adalah upaya untuk perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja yang diperlukan sesuai dengan kualifikasi yang telah dietapkan dalam perencanaan tenaga kerja.

  1. 3.      Proses Seleksi Sumber Daya Manusia

Seleksi sumber daya manusia adalah uapaya untuk memperoleh tenaga kerja yang memenuhi syarat kualisifikasi dari sekian banyak pendaftar atau calon tenaga kerja yangdimiliki oleh perusahaan

  1. 4.      Pendidikan Dan Pelatihan

Program pelatihan merupakan program untuk melatih keterampilan yang dibutuhkan oleh kariawan.

  1. 5.      Penilaian Sumber Daya Manusia

Tujuan dari suatu penilaian adalah meningkatkan kecakapan seseorang untuk meningkatkan pelaksanaan niali tambah, mengindentifikasi kesulitan yang membatasi peningkatan ini, dan menyetujui suatu rencana untuk mencapai peningkatan yang telah diproyeksikan

  1. 6.      Peningkatan profesionalisme sumber daya manusia

Untuk menjadi tenaga  yang professional sumber daya manusia diharapkan memilik satu bidang keahlian yang diperoleh dari belajar secara formal,

  1. B.     Saran

Dalam pembahasan makalah ini pemakalah menyadari bahwa masih banyak kekurangan disana sini disebabkan adanya kekuranagan ilmu yang pemakalah miliki dan sumber yang pemakalah dapatkan.oleh sebab itu pemkalah mengharapkan kritikan dan saran dari pembaca, terutama ibu dosen yang bersangkutan.atas kritikan dan sarannya pemkalah ucapkan banyak-banyak terima kasih.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Sabardi Agus, Pengantar Manajemen, Yogyakarta; Unit Penerbit dan Percetakan, 1987

 

Trisnawatisule Ernie Dan Kurniawan Saefullah, Pengantar Manajemen, jakarta;  Kencanaprenada Media Group, 2005

 

Pidarta Made, Manajeman Pendidikan Indonesia, Jakarta; PT Rineke Cipta 2004


[1]Agus Sabardi,  , Yogyakarta ;Unit Penerbit Dan Percetakan, 1987 hal 126

[2] Ernie Trina Watisule Dan Kurniawansaefullah,Pengantar Manajemen,Jakarta; Kencana Prenada Media Group, 2005 hal 194-195

[3] Madepidarta, manajeman pendidikan Indonesia,Jakarta; pt rineke cipta2004 hal 108

[4] Op cit Ernie tisnawatisule dan krniawan Saefullah hal 197

[5] Op cit Madepidarta hal 111-114

[6] Ernie trisnawati sule dankurniawan saefullah hal 201-204

[7] Op cit Agus Sabardi, hal. 129

[8] Op cit Made Pidarta. H 115

[9] Drs. Sparman.h 161

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s